Selasa, 17 Desember 2024

Potret Kehidupan Masyarakat Desa Adat Liligundi

 Sejak Tahun 2017 Gunung Agung Erupsi, dan Tahun 2020 Dunia di landa wabah COVID 19 maka kehidupan Masyarakat liligundi berubah,yang dulunya hanya bercocok tanam padi dan palawija,ini bila dihitung penghasilannya hanya setahun sekali. Dengan perkembangan Teknologi dan Pengetahuan maka masyarakat Liligundi berupaya agar dapat penghasilan yang lebih untuk memenuhi tuntutan Jaman.Sejak itu masyarakat Liligundi mulai menanam sayur mayur,bunga dan cabai,selanjutnya kehidupan mulai berubah,yang dulunya disawah hanya sampai jam 10.00 wita kemudian waktunya yang tersisa begitu banyak hanya terbuang sia-sia. Sejak tahun 2019 Masyarakat berada disawah bisa sampai 8 jam mulai dari jam 07.00 sampai pukul 17.30 Wita masih ada disawah dengan berbagai kegiatan.Pada saat ini penghasilan masyarakat Liligundi cukup menjanjikan,sehingga banyak anak-anaknya bisa bersekolah sampai Sarjana.Bila dibandingkan dengan sebelum Tahun 2011 masyarakanya masih banyak hanya bersekolah paling tinggi tamat SMP,walaupun ada yang Pasca itupun hanya 1 orang.Sampai tahun 2025 pasca sarjana sudah ada 2 orang,sedangkan S1 sudah banyak apalagi D1,D3 sudah cukup Banyak,bahkan saat ini banyak yang menjadi PMI.


Desa Adat Liligundi Nangun Karya Nyatur Muka, Ngenteg Linggih,mepeselang,mepedudusan agung,tabuh gentuh pada Hari buda kliwon Ugu, tanggal 6 Agustus 2025